singkatnya di hari ke enam kami mencapai ketinngian 1500 M.dpl maklum jalurnya (setapak) baru dibuat dan di ketinggian ini kami menemukan Bivak (Rumah) Suku Lauje (suku pedalaman) tapi sayang kami tidak menemukan penghuninya, konon suku ini hanya menempati Bivak mereka di saat melahirkan.
Bivak suku Laujesaya tidak Tau apa yg ada di pikiran teman2 karena yg terlihat di wajah mereka ketakutan yg di sembunyikan, saya sendiri ketakutan di saat melihat Bivak, karena ini baru setengah perjalanan jadiiii ke takutan harus di hilangkan, karena saat i2 sudah jam 17 : beberapa menit WITA, maka kami putuskan malam ini nginap di sekitar bivak tersebut....
malam ini maccalla (ejekan Bhas kami) tetap berlanjut, kali ini korbannya Andi Wardani Masri ( Klot), karena dia usulannya minum kopi susuh tapi tidak di setujua ketu tim, alasan ketua tim sangat tepat karena saat itu persediaan air kami tinggal 2 liter sementara jalur yg di rencanakan di bagian punggunagan jadi sudah jelas tdk ada aliaran sunga yg ada paling kubangan2 binatang, hikhikhik... kata terakhir yg saya dengar sebelum tidur "" Afermut sampai pagi ji ini kaaaah???" kwkwk
pagi ini sarapanya cuma afermut sisa tadi malam, pakaiyan basah, carrier Alpina 100 liter Duri Rotan, dan suara keluhannya dani, kwkwkw.
hari ini target kami harus mencapai ketinggian 2000 M.dpl, tap target tidak terpenuhi karena Jufri jamal (Ballang) di sengat Tawonjadi ada tambahan waktu istrahat sambil minum teh dan gurus si ballang.
Di hari ke- 8 kami kehabisan air, jadi hari ini kami Juluki "Hari Berburu Air", semua anggota tim mennyusuru Pinggangan Untuk mencari Sumber air, akhirnya kami menemukan aliran air yg mengalir dali celah2 batu, tapi bayarannya ini semua??? kami harus mendaki kembali karena air yang kami temuakan jauh di bawa kem kami.
nanti di sambung Mau jum'atan dulu ....





